Archive for July 23rd, 2008
its a case Bleeding
Cibiran atas kota nekropolis
Dengan selokan mampet, kumuh, dan nyamuk. Hanya itu yang ada di benakku tentang kota Semarang. Entah darimana bayangan itu menkooptasi pikiranku. Entah karena teringang lagu jawa semarang kaline banjir atau de javu. Bayangan itu sontak pudar setelah kuinjakkan jejakku di kota semarang yang berbukit. Tak habis pikir bagiku mengapa bule-bule kumpeni membangun sebuah kota di daerah yang mempunyai tektur topografi berbukit-bukit. Setelah tinggal di sebuah cottage diatas bukit dimana aku selalu bisa menyapukan pandangan pada bentangan luasnya kota hingga kulihat samar biru laut baru kunikmati pilihan lokasi para kumpeni itu. Belanda memang cerdas. Pantas saja dulu bisa menjajah kita. Kunjunganku ke semarang tak lain sebagai penghakim di sebuah pertarungan antar para pendekar di sebuah padepokan jauh di ujung kota semarang.
sampai hari itu. (more…)
Add comment July 23, 2008


