Archive for March, 2009
Home
“I’m coming home to the place that I belong, where feeling good doesnt cost a thing”
Series of unfortunate events. Setelah kalah di WUDC di Cork – Irlandia, kalah lagi di Jessup International Law Mootcourt, ditambah lagi dengan hasil indeks prestasi yang sangat minim, sulit untuk dihindari bahwa level kepercayaan diriku sedang berada dalam posisi yang sangat rendah. Seakan-akan I’m not good to do anything and my destiny is becoming a loser..
Jenuh dengan berbagai kegagalan aku memutuskan bahwa aku sudah terlalu banyak berjibaku di medan laga tanpa pernah berkontemplasi untuk mengasah pisau dan satu-satunya jalan untuk menjernihkan pikiran adalah dengan pulang.
Akhir minggu ini selepas sholat shubuh, kulompat ke dalam mobil merahku dan kulaju sendirian ke timur, menuju arah matahari terbit, ke rumah di Malang. Sengaja ku buka kaca jendela mobil dan membiarkan udara pagi yang sejuk menerpa pipi dan membelai rambut.. mengamati nadi-nadi kehidupan yang mulai berdenyut di sepanjang jalan.. anak-anak sekola
Driving alone adalah terapi yang sangat mujarab bagiku. Kesendirian memberi kita ruang dan waktu untuk berbicara pada diri sendiri setelah sekian lama ribuan bising suara memekaki telinga. Dan ketika kita sudah diambang galau, barulah kita menyadari bahwa kita tidak pernah memberikan waktu untuk berbicara pada diri sendiri tentang apa yang sudah kita lakukan atau apa yang sebaiknya akan kita lakukan.
nyetir jogja malang, sendirian, giver u that kind of opportunity. di jalan I take a stop di sebuah mata air panas di kaki pegunungan di malang.. oowhhh nikmat.. and refreshing
Add comment March 23, 2009


